Senin, 12 Agustus 2013

Lembar Persiapan Menyuluh (LPM) dan Sinopsis

Seorang Penyuluh Pertanian dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada kelompoktani diawali dg identifikasi kebutuhan petani. Selanjutnya hasil identifikasi tersebut disusun materi penyuluhan. Dalam mempersiapkan penysjian materi penyuluhan alangkah baiknya dipersiapkan LPM dan Sinopsis. Salah satu contoh LPM dan Sinopsis sebagsi berikut :
SINOPSIS MATERI PENYULUHAN
Judul  Materi: Pemberian Dedak Urea Tetes ( D.U.T.) pada Ternak Sapi.
Bagian awal :
Menurut H.R. Kartadisastra dalam Pakan Ternak Ruminansia bahwa kegiatan pengolahan bahan pakan ruminansia bertujuan:
1. Meningkatkan kualitas nutrisi, meningkatkan daya cerna dan memperpanjang masa simpan.
Meningkatkan dayaguna produk limbah pertanian yang kurang berguna.
2. Memudahkan ternak untuk mengkonsumsi pakan, misalnya pengolahan bahan pakan yang dilakukan secara fisik ( misalnya pemotongan rumput sebelum diberikan kepada ternak).
3.Melunakkan dinding sel tanaman yang berstruktur sangat keras dengan menambahkan beberapa bahan kimia pada bahan pakan, sehingga mikroba yang hidup didalam rumen mudah untuk mencernanya.
4.Unsur-unsur nutrisi yang terkandung didalam bahan pakan terdiri dari : air, mineral, protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin.  5.Setiap kandungan unsur nutrisi berperan sesuai dengan fungsi masing-masing terhadap tubuh ternak untuk mempertahankan hidup dan berproduksi secara optimal.
Bagian Utama :
Ali Yusran dkk, 2009 dalam Inovasi Teknologi Sistem Produksi Sapi Potong Induk, menyebutkan bahwa :
Salah satu limbah produk tanaman pangan dilingkungan petani yang berpotensi sebagai bahan pakan ternak adalah dedak padi, dengan jumlah diperkirakan sekitar 8% - 10 % dari produksi gabah kering giling.
Kandungan gizi dedak padi yaitu :
Protein Kasar ( PK ) 12% - 14%
Serat Kasar ( SK ) 8%  - 12%
L e m a k   10,6% - 13,6%
Dedak yang terkontaminasi dengan bakteri dan jamur penghasil enzym lipase menyebabkan terurainya (teroksidasinya) minyak dedak dan menyebabkan bau tengik ( rancid /rusak ) sehingga palabitasnya menurun.  Untuk mengurangi rancidity (proses perusakan) tersebut, biasanya dedak bisa diberi anti-oksidan dalam senyawa phenol, quionon, vitamin E dan asam galat ( merk dagang yang ada di pasaran misalnya Kalbe Ade, Feedmix-B (M), Trace Mineral Costumix).
Adanya zat anti nutrisi myonositol ( asam fitat ) yang terkandung didalam dedak, dapat menghambat ketersediaan mineral mikro (trace mineral ) ransum bagi ternak.  Oleh karena itu penggunaan dedak dalam porsi banyak sebagai ransum pakan perlu ditambahkan bahan pakan tambahan mineral.
Penggunaan dedak dalam jumlah banyak untuk ransum pakan ternak sapi, perlu ditingkatkan nilai gizinya dengan cara menambahkan Urea dan Tetes, sehingga pakan tersebut merupakan campuran antara dedak + urea + tetes atau dapat disingkat D.U.T. dengan proporsi campuran sebagai berikut :
100 kg D.U.T. = 95 kg Dedak + 1,5 kg Urea + 2,5 kg Tetes + 1 kg Garam.
Teknik membuat D.U.T. sebagai berikut :
Mempersiapkan bahan dan alat.
Semua bahan dihamparkan dilantai dengan alas plastik kemudian diaduk dan dicampur merata.
Pakan D.U.T. siap diberikan ternak sapi.
Sisa D.U.T. bisa disimpan dalam sak untuk disiapkan sebagai pakan ternak yang diberikan pada setiap hari.  Sedangkan kemampuan daya simpan D.U.T. maksimal selama 30 hari.
Pemakaian 1 kg Dedak cukup diganti dengan 0,75 kg D.U.T.
Perbandingan nilai gizi antara Dedak dengan D.U.T. seperti tabel berikut :
Bahan PakanBKDasar BKNilai Harga
( Rp / kg )P KT D NDedak padi91,94 %8,69 %67,00 %2.200,-D.U.T.91,60 %12,90 %65,30 %2.308,-Harga bahan per-kg :Dedak = Rp. 2.200,- Urea = Rp. 1.800,-  Tetes = Rp 4.000,- dan
Garam = Rp. 500,-Kebutuhan pakan 1 ekor per-hari :
Dedak=  5,00 kg=  Rp. 11.000,-
D.U.T.=  3,75 kg=  Rp.  8.655,-
Teknik aplikasi pakan D.U.T.
Pakan D.U.T. diberikan sebagai pakan sapi pada setiap hari sebanyak 75 % dari kebutuhan pakan apabila diberikan hanya dedak saja.
Bagian Akhir :
Untuk lebih memantapkan pemahaman peserta pertemuan kelompok diajak bersama untuk melakukan kegiatan praktek dalam hal :
Membuat pakan D.U.T. dengan melakukan kegiatan pencampuran, memberi pakan dan menyimpan dalam sak.
Praktek menimbang bobot sapi hidup dengan cara mengukur lingkar dada, selanjutnya bobot sapi dapat dilihat pada tabel.
Lembar Persiapan Menyuluh (LPM)
Judul:Pemberian Dedak Urea Tetes (D.U.T.) pada Ternak Sapi
Tujuan:Meningkatkan efisiensi bahan pakan
Metode:Diskusi dan dem cara.
Media:Pertemuan kelompok tani.
Waktu:Ceramah Diskusi 60 menit, dan Dem cara 60 menit.
Alat Bantu:bahan pakan berupa dedak, urea, tetes, garam dan meteran.
Pokok KegiatanUraian KegiatanWaktuKeterangan
A. Pendahuluan:
1.Menyampaikan tujuan pengolahan bahan pakan ternak (10menit).
2.Kandungan nutrisi bahan pakan (5menit)
B. Isi / Materi :
1. Limbah padi berupa dedak merupakan potensi yang dapat digunakan sebagai bahan pakan dengan diolah menjadi D.U.T. (15menit).
2. Teknik membuat D.U.T. dan kandungan gizinya. (15mnit)
3. Teknik aplikasi pakan D.U.T. pada ternak sapi. (15 menit)
C. Pengakiran
1. Penimbangan bobot sapi (15mnt)
2. Praktek membuat D.U.T. (45mnt)
(Sumber :
Hasil kaji terap di  UPFMA Ds Bendo, Kec Pare, Kab Kediri, Januari 2012).
Demikianlah secuil pengalaman semoga bisa bermanfaat. Hanya karena terbatasnya teknik penulisan dalam blogg maka data rasakan masih banyak yang kurang, atau terjadi salah tafsir dalam kalimat maka mohon maaf.
Trimakasih.
( Penyusun : Setiono, SP. )

7 komentar:

  1. Sip Pak Bos ..... ! Semoga bermanfaat bagi bpk/ibu PPL lainnya.....amin.

    BalasHapus
  2. Wah jadi malu aku... wong msh kayak gt kok siip...
    Maaf msh perlu bnyak perbaikan tampilan...
    Kapan2 njaluk warah.....

    BalasHapus
  3. trimakasih kwn Semoga Bermanfat untk PPL lainnya,,,?

    BalasHapus
  4. Amiin.... dan trimakasih sportnya kawan.....

    BalasHapus
  5. Mantafb Boss... Siap Saji... Oklik

    BalasHapus
  6. Matur nuwun Pak,,, tambah ilmu. Semoga bisa lebih banyak lagi.

    BalasHapus